Select Language
Simple Search
Advanced Search
Title : Author(s) :
  • SEARCHING...
Publisher : Abstract/Note : Subject(s) :
  • SEARCHING...
ISBN/ISSN : GMD : Collection Type : Location :
Title Mboo Mase: Pengusaha Batik di Laweyan Solo Awal Abad 20
Edition
Call Number KAPAL Library 305 SOE M
ISBN/ISSN 979-99913-1-5
Author(s)
Subject(s) Perempuan Pengusaha
Perempuan
Solo
Classification 305
Series Title
GMD Text
Language English
Publisher Yayasan Warna Warni Indonesia
Publishing Year 2006
Publishing Place Jakarta
Collation xxv; 145 hlm; 18 cm
Abstract/Notes Ini adalah studi tentang pertumbuhan ekonomi sekelompok pengusaha batik yang terus berlangsung di salah satu kota di Jawa Tengah bagian selatan. Penukisan ini mencoba menyajikan suatu kajian sejarah prosesual, yang lebih menekankan pada pendekatan ethnografi dari pertumbuhan perusahaan keluarga milik pengusaha bayik laweyan di kota Sala. Terutama dalam periode seperempat pertama abad ini, naiknya kekayaan para pengusaha, agaknya pararel dengan naiknya staus sosial sebagai saudagar kaya. Oleh karena itu permasalahan yang menarik untuk di simak dalam studi ini adalah. adanya keterkaitan antara naiknya status sosial mereka dengan persepsi kulturnya yang senantiasa nebgikuti model gaya hidupnya para priyayi istana. Berkaitan dengan masalah ini, maka sekelompok pengusaha ini, tidak bisa di kategirikan ke berbagai kelompok klas menengah Jawa yang sedang menemukan bentuknya reformis Jawa terutama dalam etos ketja. Kehadiran mereka ditengah-tengah masyarakat Sala, tidak bisa dikategorikan sebagai mana thesis Geertz, penyebaran Islam identik dengan perdagangan, karena etos kerja mereka tidak tumbuh dari semangat kerja dalam Islam, melainkan dari semangat abangan. Demikian Pula, keunikan yang terjadi di Laweyan, adalah suatu perkecualian yang tidak bisa di generalisir dengan kondsep castles, bahwa klas menengah Jawa tidak mungkin tumbuh berada dalam kontek masyarakat sistem dua klas, klas penuasa dan rakyat. bahkan THesis Burger yang menyatakan bahwa kedudukan klas menengah Jawa bakal diambil alih oleh golongan Cina, agaknya juga tidak pararel dengan kemunculan para pengusaha Lawleyan ini.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous